NasionalTNI

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 9 Kg Narkotika di Perairan Selat Riau

93
×

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 9 Kg Narkotika di Perairan Selat Riau

Sebarkan artikel ini

SuaraIntelijen.com.Jakarta,TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang diduga merupakan bahan baku ekstasi berbentuk kristal dan serbuk dengan total berat mencapai 9,39 kilogram di Perairan Selat Riau, Selasa (7/10/2025).

 

Dalam konferensi pers di Mako Lanal Bintan, Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto menjelaskan bahwa keberhasilan penggagalan ini berawal dari patroli laut Tim Fleet One Quick Response (F1QR) yang mendengar suara mesin motor tempel berkecepatan tinggi di sekitar perairan tersebut.

 

“Mendengar suara tersebut, Tim F1QR segera melakukan penyekatan di Perairan Selat Riau. Tak lama kemudian, terdeteksi satu unit speed boat yang melintas dengan kecepatan tinggi dan gerak mencurigakan,” ujar Kolonel Eko Agus.

Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap speed boat tersebut. Namun, pelaku berusaha kabur dan sempat membuang sejumlah barang ke laut. Setelah dilakukan pengejaran intensif, Tim F1QR Lanal Bintan berhasil menghentikan speed boat jenis fiber bermesin 40 PK merk Yamaha dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pelaku serta barang bawaannya.

 

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 8 kantong plastik berisi bahan baku narkotika dengan rincian:

Serbuk kristal seberat 3.882 gram,

Serbuk warna merah 2.000 gram,

Serbuk warna abu-abu 872 gram, dan

Serbuk warna putih 2.636 gram.

 

Total keseluruhan barang bukti mencapai 9.390 gram. Selain itu, petugas juga menyita 1 paket sabu-sabu beserta alat hisap, 1 paket alat cetak pil ekstasi, 2 unit power bank, 1 unit ponsel Oppo, 4 bungkus rokok Sampoerna, serta peralatan mesin yang digunakan pelaku.

 

Berdasarkan hasil interogasi awal, dua tersangka yang berhasil diamankan, masing-masing berinisial AM dan AG, mengaku bahwa bahan narkotika tersebut diperoleh dari seseorang berinisial MM di Johor, Malaysia. Barang haram itu rencananya akan diselundupkan ke wilayah Tanjungpinang.

 

Kolonel Eko Agus menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kesigapan TNI AL dalam menjaga perairan Indonesia dari segala bentuk kejahatan lintas negara, khususnya penyelundupan narkotika.

 

“TNI AL akan terus meningkatkan patroli keamanan laut dan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk memberantas jaringan narkotika di wilayah perbatasan,” tegasnya.

Para pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *