suaraintelijen.com.Bitung-Sulut,Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Bitung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar diskusi terkait rencana penyelenggaraan Pasar Senggol 2025. Kegiatan berlangsung di kantor Kesbangpol Bitung, Jalan Stadion Dua Sudara, Manembo-nembo Tengah, Rabu (5/11/2025) pukul 11.20 hingga 13.10 WITA.
Diskusi ini dihadiri oleh Plt Kepala Kesbangpol Bitung Agus Mamijo, Kasat Intelkam Polres Bitung AKP Slamet, Direktur Operasional Perumda Pasar Bitung Vanny, Ketua Divisi Pedagang dan UMKM YCMI Reynald Maringka, Ketua APPSI Kota Bitung Hairuddin Bandu, Ketua PAPERA Bitung Budi Rahmola, serta perwakilan panitia kegiatan dari YCMI, Bril Turah dan Robby Supit.
Kasat Intelkam Polres Bitung AKP Slamet membuka kegiatan dengan menyampaikan bahwa pertemuan ini digelar untuk mendengarkan langsung masukan dan aspirasi dari berbagai pihak terkait pelaksanaan pasar senggol, agar tercipta kesepahaman bersama.
Dalam pemaparannya, Direktur Operasional Perumda Pasar Bitung Vanny menjelaskan bahwa kegiatan akhir tahun, termasuk pasar senggol, merupakan bagian dari program kerja Perumda dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi daerah. Menurutnya, surat yang dikirimkan ke Wali Kota Bitung merupakan upaya untuk menegaskan rencana pelaksanaan kegiatan akhir tahun di bawah koordinasi Perumda Pasar dengan sistem yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Robby Supit dari YCMI menilai bahwa surat Perumda tersebut terkesan membatasi ruang gerak pedagang di luar area pasar. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi prosedur administrasi dengan menyurat ke berbagai instansi terkait dan berharap agar YCMI tetap diberi kesempatan melaksanakan kegiatan pasar senggol di pusat kota, sebagaimana kesepahaman sebelumnya dengan pihak kepolisian.
Reynald Maringka menambahkan, sesuai regulasi, pengelolaan jalan umum bukan merupakan kewenangan Perumda Pasar. Oleh karena itu, kegiatan YCMI di pusat kota seharusnya tidak menjadi permasalahan karena berbeda wilayah dengan pasar Cita yang dikelola Perumda.
Dari pihak pedagang, Ketua APPSI Kota Bitung Hairuddin Bandu menyatakan dukungan terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Perumda Pasar. Ia mengajak seluruh pedagang turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan akhir tahun. Hal serupa disampaikan Ketua PAPERA Bitung Budi Rahmola, yang menegaskan bahwa kegiatan pasar senggol setiap tahun membawa dampak ekonomi positif bagi pedagang kecil.
Menutup kegiatan, AKP Slamet mengimbau agar seluruh pihak duduk bersama mencari solusi terbaik demi terselenggaranya pasar senggol yang aman, tertib, dan memberi manfaat bagi masyarakat. “Kami berharap baik Perumda, YCMI, maupun organisasi pedagang dapat mencapai kesepakatan bersama demi kepentingan semua pihak,” ujarnya.
Diskusi berjalan kondusif dan penuh keterbukaan. Semua pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi agar pelaksanaan Pasar Senggol 2025 di Kota Bitung dapat berjalan lancar dan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Red












