InternasionalPemerintahan

APEC 2025 Jadi Momentum Baru Kemitraan Strategis Indonesia dan Korea Selatan

65
×

APEC 2025 Jadi Momentum Baru Kemitraan Strategis Indonesia dan Korea Selatan

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Korsel,Di sela-sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Hwabaek International Convention Center (HICO), Gyeongju, pada Sabtu (1/11/2025).

 

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, hingga kerja sama kebudayaan dan pertahanan.

 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Korea Selatan sebagai tuan rumah KTT APEC 2025. Ia menilai penyelenggaraan forum internasional tersebut berjalan dengan sangat efisien dan tepat waktu.

 

“Saya ingin mengucapkan selamat atas kepemimpinan Anda di APEC. Acara ini diselenggarakan dengan sangat baik, sangat efisien, dan selalu tepat waktu hingga hitungan menit,” ujar Presiden Prabowo.

 

Presiden Prabowo juga berterima kasih atas jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh tuan rumah dan memuji kekuatan budaya Korea yang berhasil mendunia.

 

“Acaranya sangat menarik, dan saya rasa Korea akan menaklukkan dunia dengan musik dan tarian kalian. Semua anak muda Indonesia tergila-gila dengan K-Pop,” kata Presiden Prabowo yang disambut senyum hangat Presiden Lee.

 

Menanggapi hal tersebut, Presiden Lee Jae Myung menyampaikan rasa terima kasih dan kehormatan atas kehadiran Presiden Prabowo di Korea Selatan. Ia menekankan pentingnya kerja sama erat antara kedua negara di tengah situasi global yang penuh tantangan.

 

“Saat ini kita hidup dalam lingkungan keamanan yang tidak stabil. Oleh karena itu, saya ingin meminta Anda, Bapak Presiden, untuk menyampaikan sebagian kebijaksanaan Anda kepada saya dan Republik Korea,” ujar Presiden Lee.

 

Presiden Lee juga memberikan pujian atas kepemimpinan Presiden Prabowo di tahun pertamanya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, serta mengungkapkan harapannya agar kunjungan kenegaraan resmi Presiden Prabowo yang sempat tertunda dapat segera terealisasi.

 

“Saya yakin masyarakat Korea akan menyambut Anda dengan sepenuh hati,” tambah Presiden Lee dengan penuh kehangatan.

 

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

Pertemuan bilateral ini mencerminkan komitmen Indonesia dan Korea Selatan untuk terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan, seiring upaya kedua negara berperan aktif dalam menciptakan stabilitas, perdamaian, dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia Pasifik.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *