BeritaNasional

Polri Ungkap Dampak Besar Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 965 Warga Meninggal Dunia

62
×

Polri Ungkap Dampak Besar Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 965 Warga Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Jakarta,Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga Senin (8/12/2025) pukul 17.00 WIB, bencana tersebut tercatat telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar.

 

Di Provinsi Aceh, jumlah warga terdampak mencapai lebih dari 1,9 juta jiwa. Sebanyak 831.100 orang terpaksa mengungsi dan tersebar di hampir 2.000 titik pengungsian. Data Polri mencatat korban meninggal dunia di Aceh mencapai 391 orang, sementara 31 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

 

Sementara itu, di Sumatera Utara, sebanyak 1,6 juta jiwa terdampak bencana. Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 339 orang, dengan 107 warga dilaporkan hilang.

 

Adapun di Sumatera Barat, jumlah warga terdampak mencapai 256.681 jiwa. Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 235 orang, sementara 93 warga masih dalam pencarian.

 

Juru Bicara Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa Polri terus mengintensifkan upaya penanganan bencana, baik dalam proses evakuasi, penyelamatan korban, maupun distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

 

“Polri berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana ini. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat serta percepatan proses pemulihan di daerah terdampak,” ujar Kombes Pol Erdi.

 

Secara keseluruhan, total korban akibat bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 965 orang meninggal dunia, 1.043 orang mengalami luka berat, 3.947 orang luka ringan, serta 231 orang masih dinyatakan hilang.

 

Polri juga mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mempercepat proses identifikasi korban. Hingga saat ini, sebanyak 727 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Penanganan bencana masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan relawan, guna memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi serta mempercepat pemulihan pascabencana.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *