Hukum & KriminalNasional

Komandan KKB ‘Semut Merah’ Yahukimo Tewas Dilumpuhkan Satgas Damai Cartenz Usai Bacok Dua Warga

65
×

Komandan KKB ‘Semut Merah’ Yahukimo Tewas Dilumpuhkan Satgas Damai Cartenz Usai Bacok Dua Warga

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Yahukimo,Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz bersama aparat gabungan berhasil menegakkan hukum secara tegas terhadap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dikenal dengan sebutan Komandan Batalyon Semut Merah Kodap Yahukimo, Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim. Pelaku tewas setelah dilumpuhkan dalam operasi penindakan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (6/11/2025) malam.

 

Pelaku sempat dievakuasi ke RSUD Dekai, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

 

Kejadian berawal dari aksi pembacokan terhadap dua warga sipil, yakni Bernior Telena (36) dan Soleman Ilu (30), di Jalan Baliem, Jalur 1, Distrik Dekai. Keduanya mengalami luka bacok dan segera dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Menindaklanjuti laporan masyarakat, tim gabungan Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan Brimob Polda Papua langsung bergerak cepat melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku. Sekitar pukul 19.55 WIT, tim berhasil menemukan salah satu pelaku utama yang kemudian diketahui sebagai Lipet Sobolim.

 

Menurut data kepolisian, pelaku dikenal licin dan kerap berganti nama untuk mengelabui aparat. Ia diketahui menggunakan nama samaran Cocor Sobolim dan Junior Bocor Sobolim dalam berbagai aktivitasnya.

 

Rekam jejak Lipet Sobolim menunjukkan keterlibatannya dalam serangkaian aksi kekerasan dan penyerangan di wilayah Papua Pegunungan, di antaranya:

 

Penyerangan terhadap pekerja tambang ilegal di Kampung Kawe Mining 63, Distrik Awibom, Pegunungan Bintang (27 Agustus 2023) yang menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.

 

Pembunuhan terhadap pekerja tambang ilegal bernama Anas (27 Desember 2023) di Camp 33, Kampung Kawe, Distrik Awimbom.

 

Pembunuhan terhadap pekerja tambang ilegal bernama Ariston Kamma (9 April 2025) di Kampung Kawe, Distrik Awibom.

 

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan aparat terhadap Lipet Sobolim merupakan bentuk penegakan hukum tegas dan terukur.

 

“Pelaku Lipet Sobolim merupakan komandan batalyon Semut Merah yang aktif melakukan berbagai aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil dan aparat keamanan. Penegakan hukum ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo agar masyarakat dapat hidup tenang,” ujar Brigjen Faizal.

 

Ia juga menambahkan bahwa pasca tewasnya Lipet Sobolim, aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan di seluruh pos pengamanan untuk mengantisipasi kemungkinan aksi balasan dari kelompoknya.

 

Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi cepat antar satuan di lapangan.

 

“Begitu laporan pembacokan diterima, tim langsung melakukan respon cepat. Dalam waktu kurang dari dua jam, pelaku berhasil dilumpuhkan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan personel dalam melindungi masyarakat dari ancaman KKB,” ujar Kombes Adarma.

 

Ia menambahkan, dua korban sipil kini berada dalam kondisi stabil dan masih menjalani perawatan di RSUD Dekai.

 

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum dan pengejaran terhadap sisa kelompok KKB yang masih aktif di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor apabila mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata. Aparat keamanan akan terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua,” tutup Brigjen Faizal Ramadhani.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *