BeritaNasional

Kapolri Hadiri HUT KSPSI dan HARPEKINDO, Tekankan Kolaborasi dan Perlindungan Buruh

144
×

Kapolri Hadiri HUT KSPSI dan HARPEKINDO, Tekankan Kolaborasi dan Perlindungan Buruh

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Jabar,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pekerja Indonesia (HARPEKINDO) di Pusdiklat Jatiluhur, Purwakarta, Sabtu (21/2/2026).

 

Dalam sambutannya, Sigit menekankan pentingnya memperkuat sinergitas antara Polri, kalangan buruh, pengusaha, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan ketenagakerjaan nasional.

 

“Harapan kita ke depan sinergitas dan kolaborasi akan terus semakin baik. Karena dinamika global tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri,” ujar Sigit.

 

Ia menjelaskan, setiap negara saat ini tengah berupaya meningkatkan daya saing dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Karena itu, Indonesia perlu menjaga soliditas agar dampak global terhadap sektor ketenagakerjaan dapat dimitigasi secara optimal.

Sigit menyebut Presiden Prabowo Subianto terus mendorong berbagai program strategis melalui Asta Cita, termasuk percepatan hilirisasi industri. Pemerintah juga akan mendorong pembangunan 18 industri strategis yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

 

“Harapannya ini tentunya membuka lapangan pekerjaan yang baru,” katanya.

 

Lebih lanjut, Kapolri menilai sinergi antara pengusaha dan serikat pekerja sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan hubungan industrial yang harmonis, investor diyakini akan semakin percaya menanamkan modal dan mengembangkan usaha di Indonesia.

 

Meski demikian, Sigit menegaskan Polri tetap berkomitmen mendukung perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya. Ia mengingatkan agar setiap perjuangan dilakukan melalui koridor hukum yang berlaku.

 

“Rekan-rekan buruh harus tetap memperjuangkan haknya namun melalui koridor aturan yang benar,” tegasnya.

 

Di akhir kegiatan, Sigit mengajak buruh Indonesia terus meningkatkan keterampilan dan profesionalisme agar mampu bersaing di tingkat global.

 

“Kita tunjukkan bahwa buruh Indonesia tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh, dan tidak kalah hebat dengan buruh di luar,” pungkasnya.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *