suaraintelijen.com.Kabupaten Pohuwato,Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Gorontalo resmi memulai kegiatan roadshow perdana guna mendorong optimalisasi pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa. Kabupaten Pohuwato menjadi daerah pertama yang dikunjungi dalam agenda tersebut, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokogongan, bersama jajaran. Dalam arahannya, Nani menegaskan pentingnya peran aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu enam SPM untuk tidak hanya terlibat dalam rapat, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan agar program yang dirancang tidak berhenti pada tataran perencanaan semata, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk intervensi nyata di Posyandu, khususnya di desa-desa yang menjadi lokasi percontohan.
“Jangan hanya hadir di forum rapat, tetapi tidak hadir di desa. Jangan hanya menyusun program di atas kertas, tetapi tidak ada implementasi di Posyandu,” tegas Nani.
Penegasan tersebut dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menunjukkan masih minimnya keterlibatan OPD dalam mendukung layanan Posyandu. Bahkan, beberapa instansi dinilai belum memberikan kontribusi yang terlihat secara langsung.
Lebih lanjut, Nani menekankan bahwa pelaksanaan program ini berlandaskan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur Posyandu sebagai pusat integrasi layanan enam SPM di tingkat desa. Ia menyebut regulasi tersebut wajib dijalankan oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Permendagri ini bukan pilihan, tetapi kewajiban yang harus dilaksanakan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris TP Posyandu Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor, khususnya peran Bappeda sebagai penghubung perencanaan antar-OPD. Ia meminta agar seluruh program intervensi Posyandu dimasukkan dalam dokumen perencanaan resmi, sehingga tidak sekadar menjadi agenda formalitas.
Di akhir kegiatan, Yana juga memberikan tantangan kepada setiap OPD untuk mampu menjelaskan secara konkret bentuk intervensi yang telah dilakukan di desa pilot project. Hal ini dinilai sebagai indikator keseriusan dalam menjalankan mandat.
Melalui roadshow ini, TP Posyandu Provinsi Gorontalo berharap terbangun sinergi yang kuat antarinstansi, sehingga transformasi layanan kesehatan primer berbasis Posyandu dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Red












