suaraintelijen.com.Manado-Sulut,Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali mencatat prestasi membanggakan dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Capaian ini menjadi opini WTP ke-12 secara berturut-turut yang berhasil diraih Sulawesi Utara sekaligus menjadi WTP pertama pada era kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay (YSK-Victory).
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (2/6/2026).
Gubernur Yulius Selvanus mengatakan, keberhasilan mempertahankan opini WTP menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan disiplin fiskal di tengah tantangan efisiensi anggaran.
“Opini WTP bukan sekadar pengakuan atas kewajaran laporan keuangan, tetapi amanah untuk memastikan setiap rupiah digunakan secara bertanggung jawab dan penuh integritas,” ujar gubernur.
Kinerja fiskal Sulut sepanjang 2025 menunjukkan kondisi yang sehat. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3,65 triliun atau 96,38 persen dari target, sementara realisasi belanja daerah tercatat Rp3,32 triliun atau 91,36 persen dari total anggaran.
Posisi fiskal daerah juga tetap terjaga dengan SiLPA sebesar Rp177,13 miliar. Selain itu, aset daerah meningkat dari Rp10,78 triliun menjadi Rp11,50 triliun, sedangkan kewajiban daerah turun signifikan dari Rp1,26 triliun menjadi Rp849,77 miliar.
Selain capaian keuangan, Pemprov Sulut juga mencatat berbagai prestasi pembangunan, mulai dari revitalisasi Museum Negeri Sulut, menjadi provinsi pertama dengan Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, hingga meraih penghargaan regional dalam penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Gubernur Yulius mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak terlena dengan capaian tersebut dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.
“Setiap rupiah uang rakyat harus dijaga. Temuan pemeriksaan yang berulang harus segera ditindaklanjuti secara konsisten,” tegasnya.
Raihan WTP ke-12 berturut-turut ini semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah dengan konsistensi tata kelola keuangan terbaik di Indonesia.
Red












