suaraintelijen.com.Biting,Dua kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (GNR-332), melaksanakan rendezvous atau pertemuan di laut yang dilanjutkan dengan Passing Exercise (Passex) di perairan Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (12/7/2026).
Pertemuan kedua unsur TNI AL tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan profesionalisme, kesiapan operasional, serta interoperabilitas antarkapal perang di tengah pelaksanaan tugas masing-masing.
KRI Bima Suci saat ini tengah dalam pelayaran kembali ke Indonesia setelah sukses menyelesaikan Misi Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida 2026. Sementara itu, KRI I Gusti Ngurah Rai-332 bersiap bertolak menuju Vladivostok, Rusia, untuk mengikuti Latihan Bersama ORRUDA 2026 bersama Angkatan Laut Rusia (Russian Navy).
Rangkaian latihan diawali dengan Peran Layar, di mana KRI Bima Suci mengembangkan seluruh layarnya sebagai bagian dari latihan rutin bagi para taruna dan prajurit pengawak kapal layar. Selanjutnya, kedua kapal perang melaksanakan sejumlah serial latihan yang meliputi Flashing Exercise (Flashex), Navigation and Communication Exercise (Navcomex), serta Photo Exercise (Photoex).
Berbagai latihan tersebut bertujuan mengasah kemampuan manuver taktis, komunikasi, koordinasi, dan pembentukan formasi antarkapal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel maupun material melalui prinsip zero accident.
Selain menjadi sarana menguji kesiapan operasional alutsista, Passex juga merupakan bagian dari pembinaan kemampuan tempur prajurit TNI AL guna mendukung kesiapan pelaksanaan berbagai operasi di laut.
Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, M.Tr.Opsla., mengatakan bahwa pelaksanaan Passex bersama KRI yang sedang melaksanakan operasi merupakan bagian dari pembinaan kekuatan sekaligus kesiapan operasi TNI Angkatan Laut.
“Melalui latihan ini diharapkan terbangun sinergi, interoperabilitas, serta hubungan kerja sama yang semakin erat antarsatuan, sehingga prajurit TNI AL senantiasa siap melaksanakan setiap penugasan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Letkol Sugeng Hariyanto.
Dengan terlaksananya Passing Exercise di perairan Bitung, TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan tempur, meningkatkan kemampuan prajurit, serta memperkuat sinergi antarsatuan demi menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Red












