Berita

Kapolresta Manado Hadiri Konferensi Pers Operasi SAR KM Barcelona VA di Pelabuhan Manado

228
×

Kapolresta Manado Hadiri Konferensi Pers Operasi SAR KM Barcelona VA di Pelabuhan Manado

Sebarkan artikel ini

SuaraIntelijen.com.Manado,Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid turut menghadiri konferensi pers yang digelar Tim Gabungan Operasi SAR terkait insiden kecelakaan laut KM Barcelona VA, Senin (28/07/2025) pukul 15.00 WITA, bertempat di Ruang Tunggu Penumpang Pelabuhan Manado. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan perkembangan operasi pencarian dan pertolongan para korban kecelakaan kapal yang terbakar di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (20/07/2025).

 

Konferensi pers dipimpin oleh Kepala KSOP Kelas III Manado dan dihadiri unsur pimpinan TNI, Polri, Basarnas, Bakamla, BPBD, serta stakeholder terkait lainnya. Dalam suasana terbuka dan penuh tanggung jawab, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam memberikan informasi secara transparan kepada publik.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, George L. M. Randang, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa operasi SAR telah berlangsung selama tujuh hari dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya. Hingga saat ini, tim berhasil mengevakuasi total 673 orang, dengan rincian 568 orang selamat, 3 orang meninggal dunia, dan 2 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

 

“Penyisiran laut dilakukan lebih dari 390 nautical mile, melibatkan armada seperti KN SAR Bimasena, RIB 02, KRI Pari, KN Gajah Laut, KP Polair, hingga bantuan dari kapal nelayan,” jelas Randang.

 

Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif turut memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai penemuan kerangka manusia dalam bangkai kapal. Ia menegaskan bahwa setelah pemeriksaan forensik, kerangka tersebut dipastikan merupakan tulang hewan dan bukan manusia.

 

Dalam kesempatan itu, Kepala KSOP Kelas III Manado juga menyatakan bahwa KM Barcelona VA dinyatakan layak berlayar dan telah menjalani docking terakhir pada 5 Juni 2025. Ia menambahkan bahwa keberangkatan kapal dari Pelabuhan Lirung menjadi tanggung jawab UPP Kelas III Lirung, bukan KSOP Manado.

 

Pemerintah daerah juga menyatakan komitmennya. Bupati Kepulauan Talaud menyampaikan kesiapan anggaran tambahan untuk mendukung kelanjutan pencarian korban, sementara Pemprov Sulawesi Utara melalui Kepala BPBD menyampaikan bahwa santunan akan diberikan kepada seluruh korban, baik yang tercatat dalam manifest maupun tidak — masing-masing sebesar Rp 5 juta untuk korban meninggal dan Rp 1 juta untuk korban selamat.

 

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan bahwa pihaknya bersama Direktorat Polair Polda Sulut terus berkoordinasi mendukung penyelidikan insiden ini serta menjamin keamanan dan ketertiban selama seluruh proses evakuasi dan penanganan korban.

 

“Kami berkomitmen mendukung upaya pencarian dan penanganan lanjutan, termasuk proses hukum bila diperlukan. Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami,” tegas Kapolresta.

 

Konferensi pers berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, serta ditutup dengan pernyataan bersama seluruh unsur yang hadir untuk terus memberikan dukungan terbaik bagi para korban dan keluarga yang terdampak insiden tragis ini.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *