BeritaNasionalTNI

Pesawat Tempur TNI AU Sukses Uji Coba Pendaratan di Tol Lampung, Perkuat Sistem Pertahanan Semesta

156
×

Pesawat Tempur TNI AU Sukses Uji Coba Pendaratan di Tol Lampung, Perkuat Sistem Pertahanan Semesta

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Lampung,Pesawat tempur TNI Angkatan Udara jenis EMB-314 Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon berhasil melaksanakan uji coba pendaratan dan lepas landas di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), tepatnya di Simpang Pematang, Lampung, Rabu (11/2/2026).

 

Uji coba tersebut menjadi momen penting dalam penguatan sistem pertahanan negara. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P., menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan tonggak strategis dalam implementasi sistem pertahanan semesta.

“Pertahanan negara bersifat semesta, artinya bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI semata, tetapi melibatkan seluruh elemen bangsa. Uji coba ini adalah wujud nyata dari konsep tersebut,” ujar Wamenhan usai meninjau langsung kegiatan bersama Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.

 

Menurutnya, keberhasilan pendaratan dan lepas landas pesawat tempur di ruas jalan tol menunjukkan kesiapan infrastruktur nasional untuk mendukung kebutuhan pertahanan secara situasional. Hal ini sekaligus membuktikan sinergi yang solid antara Kementerian Pertahanan, Kementerian Pekerjaan Umum, TNI AU, PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola jalan tol, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat.

 

Wamenhan menambahkan, pemerintah telah menyiapkan roadmap pengembangan sejumlah ruas jalan tol maupun jalan nasional di berbagai wilayah agar dapat memenuhi standar sebagai landasan alternatif apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat.

 

Langkah tersebut sejalan dengan strategi pertahanan di pulau-pulau besar Indonesia, guna menyediakan opsi pangkalan udara alternatif apabila terjadi ancaman atau situasi tertentu yang memerlukan respons cepat.

 

Pemanfaatan jalan tol sebagai landasan alternatif ini diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan operasional TNI AU tanpa mengganggu fungsi utama jalan tol sebagai sarana transportasi publik. Pemerintah menegaskan bahwa penggunaan jalan tol untuk kepentingan pertahanan bersifat situasional dan tetap mengutamakan keselamatan serta kepentingan masyarakat.

 

Keberhasilan uji coba ini menjadi simbol kesiapan Indonesia dalam membangun sistem pertahanan yang adaptif, terpadu, dan berbasis kekuatan nasional secara menyeluruh.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *