BeritaNasionalPemerintahan

Presiden Prabowo Resmikan Penyerahan Rafale dan Alutsista Modern untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

117
×

Presiden Prabowo Resmikan Penyerahan Rafale dan Alutsista Modern untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Jakarta,Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/05/2026).

 

Penyerahan alutsista modern tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem pertahanan udara nasional sekaligus meningkatkan kesiapan TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

 

Dalam seremoni tersebut, Presiden menyerahkan enam unit pesawat tempur MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu rudal Meteor, enam smart weapon Hammer, serta satu radar GCI GM403.

 

Prosesi penyerahan diawali dengan pelepasan tirai logo Skadron Udara 12 pada badan pesawat MRCA Rafale oleh Presiden Prabowo. Kepala Negara kemudian melakukan tradisi penyiraman air ke bagian depan pesawat sebagai simbol resmi bergabungnya alutsista tersebut ke jajaran TNI Angkatan Udara.

 

Presiden Prabowo selanjutnya menyerahkan kunci pesawat secara simbolis kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

 

Usai prosesi, Presiden meninjau langsung jajaran pesawat tempur dan sistem pertahanan yang diterima TNI. Dalam keterangannya, Presiden menegaskan bahwa penambahan alutsista tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat pertahanan nasional.

 

“Baru saja kita menerima secara resmi penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima enam pesawat tempur Rafale, pesawat Falcon, pesawat angkut VIP dan A400, serta radar,” ujar Presiden Prabowo.

 

Pesawat tempur MRCA Rafale akan memperkuat kemampuan tempur udara-ke-udara dan udara-ke-darat TNI AU dengan dukungan rudal Meteor serta smart weapon Hammer yang memiliki kemampuan serangan presisi tinggi.

 

Sementara itu, Falcon 8X akan mendukung mobilitas strategis, misi komando, dan pengawasan udara. Adapun Airbus A400M MRTT diproyeksikan memperkuat kemampuan angkut strategis sekaligus pengisian bahan bakar di udara.

 

Di sisi lain, radar GCI GM403 akan menjadi bagian penting sistem pertahanan udara nasional dalam mendeteksi ancaman udara serta mengarahkan pesawat tempur menuju sasaran yang melanggar wilayah kedaulatan Indonesia.

 

Sebelumnya, satu unit pesawat Airbus A400M telah lebih dahulu diterima TNI pada November 2025 dan kini telah digunakan dalam mendukung berbagai operasi strategis TNI Angkatan Udara.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, para kepala staf angkatan, serta perwakilan negara sahabat.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *