BeritaNasional

Sintya Bojoh Ukir Sejarah, Jadi Ketua Perempuan Pertama PWI Sulut

180
×

Sintya Bojoh Ukir Sejarah, Jadi Ketua Perempuan Pertama PWI Sulut

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Manado-Sulut,Tonggak sejarah baru tercipta di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara. Sintya Nindya Christin Bojoh resmi terpilih sebagai Ketua PWI Sulut, sekaligus menjadi perempuan pertama yang memimpin organisasi tersebut di tingkat provinsi.

 

Pemilihan berlangsung dalam Konferensi PWI Sulut yang digelar di Aula Pemerintah Kota Manado, Selasa (31/03/2026). Dalam proses pemungutan suara, Sintya meraih 149 suara, mengungguli Merson Simbolon dengan 109 suara dan John Paransi yang memperoleh 4 suara.

 

Dari total 265 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PWI Pusat, dua suara dinyatakan tidak sah.

 

Kemenangan ini menjadi momen penting dalam perjalanan PWI Sulawesi Utara. Untuk pertama kalinya, jabatan ketua di tingkat provinsi dipercayakan kepada seorang perempuan, mencerminkan perubahan dalam dinamika kepemimpinan organisasi kewartawanan.

Selain mencetak sejarah, hasil ini juga menunjukkan adanya pergeseran preferensi di kalangan anggota yang kini lebih mengedepankan kapasitas, integritas, serta visi kepemimpinan dibandingkan faktor gender. Dukungan luas terhadap Sintya menjadi sinyal kuat harapan akan pembaruan organisasi di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks.

 

Dalam konferensi tersebut, juga ditetapkan Satrin Lasama sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulawesi Utara periode 2026–2031. Penetapan ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan serta menjaga etika dan profesionalisme wartawan.

 

Terpilihnya Sintya Bojoh diharapkan membawa angin segar bagi PWI Sulut, sekaligus mendorong peningkatan independensi, profesionalisme, dan kredibilitas insan pers di daerah.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *