BeritaHukum & Kriminal

Anak Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas di Aertembaga Bitung, Pelaku Diamankan Polisi

236
×

Anak Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas di Aertembaga Bitung, Pelaku Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Bitung-Sulut,Peristiwa tragis mengguncang warga Kelurahan Kasawari Lingkungan II, Kecamatan Aertembaga, Kamis (16/4/2026) sore. Seorang ibu rumah tangga berinisial AL (41) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri, ET (23).

 

Insiden memilukan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di rumah korban. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari pertengkaran antara korban dan pelaku yang diduga dipicu persoalan keluarga. Cekcok tersebut kemudian memicu emosi pelaku hingga berujung pada aksi kekerasan.

 

Pelaku diduga menggunakan sebilah parang untuk menyerang korban hingga mengalami luka berat. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS dr. Wahyu Slamet guna mendapatkan penanganan medis.

 

Namun, meski sempat mendapat perawatan intensif, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

 

Aparat kepolisian dari Polsek Aertembaga yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan pelaku.

Kapolsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas mengatakan, pelaku sempat melarikan diri usai kejadian. Namun berkat kerja sama antara polisi dan masyarakat, pelaku berhasil ditemukan di kawasan pantai dan langsung diamankan.

 

“Pelaku telah kami amankan dan saat ini menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

 

Saat diamankan, pelaku diketahui mengalami luka di bagian tangan dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Mapolsek Aertembaga.

 

Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Bitung untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang.

 

Kapolres Bitung melalui Kapolsek Aertembaga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut serta mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan pengendalian emosi dalam kehidupan keluarga.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik dalam rumah tangga yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan fatal yang merenggut nyawa.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *