suaraintelijen.com.Jakarta,Dalam momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam kegiatan yang berlangsung di Istana Negara, Jumat (13/03/2026). Penyerahan zakat tersebut menjadi bentuk keteladanan sekaligus komitmen pemerintah dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat secara nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo mendatangi konter layanan zakat yang telah disiapkan di Istana Negara. Di hadapan Ketua Baznas Dikdik Sodik Mudjahid, Presiden menyerahkan zakatnya dan melaksanakan prosesi ijab kabul pembayaran zakat yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa.
Usai prosesi penyerahan zakat, Presiden Prabowo dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna menegaskan pentingnya peran Baznas serta berbagai lembaga ekonomi keagamaan dalam menghimpun dan mengelola potensi zakat di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan zakat yang terkoordinasi dengan baik dapat menjadi kekuatan ekonomi yang besar bagi bangsa.
Presiden juga menekankan perlunya konsolidasi serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kemampuan lembaga-lembaga pengelola zakat agar potensi ekonomi umat dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.
Sementara itu, Ketua Baznas Dikdik Sodik Mudjahid menyampaikan apresiasi atas keteladanan yang ditunjukkan oleh Presiden, Wakil Presiden, serta jajaran Kabinet Merah Putih yang menunaikan zakat melalui Baznas.
“Alhamdulillah hari ini, di hari ke-23 Ramadan, kami menerima secara simbolik pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, dan seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan dampak yang luar biasa, bukan hanya dari sisi penerimaan zakat tetapi juga dukungan moral dari para tokoh dan pejabat negara,” ujarnya.
Penyerahan zakat tersebut juga diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, serta pimpinan lembaga negara yang hadir dan secara bergantian menunaikan zakat melalui Baznas.
Melalui momentum Ramadan ini, pemerintah berharap pengelolaan zakat nasional semakin optimal sehingga mampu menjadi kekuatan sosial-ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.
Red












