BeritaNasionalPemerintahan

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

149
×

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

suaraintelijen.com.Jateng,Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang vannamei di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden turut meninjau proses sortir hasil panen hingga sistem pengelolaan tambak modern yang diterapkan di kawasan seluas 100 hektare itu.

Di lokasi tambak, Presiden menyaksikan langsung panen raya udang ke-8 sekaligus melihat pengelolaan kawasan yang menerapkan konsep best practice budi daya modern. Sistem tersebut meliputi saluran air masuk (intake), kolam tandon, pemisahan saluran inlet dan outlet, kolam produksi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga fasilitas pendukung lainnya.

 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap masa depan industri udang nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produsen udang nomor satu di dunia apabila pengelolaan tambak dilakukan secara modern dan berkelanjutan.

 

“Jadi sangat menjanjikan, tadi saya diberi laporan 1 hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar biasa 40 ton ya dan harganya sangat bagus,” ujar Presiden.

 

Kepala Negara menjelaskan, dengan harga udang yang mencapai sekitar Rp70 ribu per kilogram, sektor ini memiliki prospek ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat maupun negara.

BUBK Kebumen sendiri memberikan dampak ekonomi signifikan. Dengan total 206 petak kolam, kawasan tersebut mampu menghasilkan nilai produksi sekitar Rp67,2 miliar per siklus dan berpotensi mencapai Rp134,4 miliar per tahun. Selain itu, kawasan tambak modern ini juga menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal.

 

Presiden Prabowo menambahkan, pemerintah saat ini tengah membangun proyek serupa dengan skala yang lebih besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kawasan seluas 2.000 hektare itu diproyeksikan menjadi pusat pengembangan budi daya udang modern nasional.

 

“Ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap sekarang 650 orang setempat bekerja dan kita sudah membangun di Waingapu 2 ribu hektare,” kata Presiden.

Pemerintah memandang udang sebagai salah satu komoditas strategis nasional yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi besar meningkatkan daya saing ekspor perikanan Indonesia di pasar global.

 

Melalui penerapan good aquaculture practices dan tata kelola lingkungan yang baik seperti di BUBK Kebumen, pemerintah optimistis sektor perikanan budidaya dapat menjadi sumber devisa berkelanjutan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

 

Panen raya ini sekaligus menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun sektor kelautan dan perikanan nasional. Sebelumnya, Presiden juga pernah meninjau kawasan yang sama saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *